August 4, 2026
Pameungpeuk punya sejarahkelam dengan bahasa lokal Jeger atau jawara . GARUT SELATAN Objeknews Wilayah pesisir selatan Kabupaten Garut, Pameungpeuk, kini telah bertransformasi total. Daerah yang dulunya sempat melekat dengan citra “zona merah” kekerasan dan premanisme, kini berubah menjadi kawasan yang aman, damai, dan bermartabat. Pada masa lalu, Pameungpeuk dikenal sangat santer dengan kebudayaan jawara atau dalam istilah lokal disebut jeger. Nama-nama besar seperti Agus Gabret sempat menjadi legenda yang begitu ditakuti sekaligus disegani di wilayah ini. Di era tersebut, gesekan fisik dan aksi premanisme kerap mewarnai dinamika kehidupan sehari-hari masyarakat setempat. Namun, sejarah kelam itu kini telah menjadi masa lalu. Seiring berjalannya waktu dan kesadaran masyarakat yang terus meningkat, wajah Pameungpeuk berubah drastis. Tokoh masyarakat setempat mengungkapkan bahwa transformasi ini terjadi berkat kerja sama yang kuat antara aparat keamanan, tokoh agama, dan pemuda yang berkomitmen membangun daerah ke arah yang lebih positif. Energi para pemuda yang dulunya tersalurkan pada aksi jalanan, kini bergeser ke sektor-sektor produktif, seperti pariwisata, perikanan, dan UMKM. Saat ini, wisatawan yang berkunjung ke pantai-pantai indah di Pameungpeuk, seperti Pantai Sayang Heulang, tidak perlu lagi merasa was-was. Suasana ramah, tertib, dan religius jauh lebih menonjol, membuktikan bahwa Pameungpeuk telah berhasil melepas bayang-bayang masa lalunya yang kelam menuju masa depan yang bermartabat. Red. Oplus_16908288

Pameungpeuk punya sejarahkelam dengan bahasa lokal Jeger atau jawara . GARUT SELATAN Objeknews Wilayah pesisir selatan Kabupaten Garut, Pameungpeuk, kini telah bertransformasi total. Daerah yang dulunya sempat melekat dengan citra “zona merah” kekerasan dan premanisme, kini berubah menjadi kawasan yang aman, damai, dan bermartabat. Pada masa lalu, Pameungpeuk dikenal sangat santer dengan kebudayaan jawara atau dalam istilah lokal disebut jeger. Nama-nama besar seperti Agus Gabret sempat menjadi legenda yang begitu ditakuti sekaligus disegani di wilayah ini. Di era tersebut, gesekan fisik dan aksi premanisme kerap mewarnai dinamika kehidupan sehari-hari masyarakat setempat. Namun, sejarah kelam itu kini telah menjadi masa lalu. Seiring berjalannya waktu dan kesadaran masyarakat yang terus meningkat, wajah Pameungpeuk berubah drastis. Tokoh masyarakat setempat mengungkapkan bahwa transformasi ini terjadi berkat kerja sama yang kuat antara aparat keamanan, tokoh agama, dan pemuda yang berkomitmen membangun daerah ke arah yang lebih positif. Energi para pemuda yang dulunya tersalurkan pada aksi jalanan, kini bergeser ke sektor-sektor produktif, seperti pariwisata, perikanan, dan UMKM. Saat ini, wisatawan yang berkunjung ke pantai-pantai indah di Pameungpeuk, seperti Pantai Sayang Heulang, tidak perlu lagi merasa was-was. Suasana ramah, tertib, dan religius jauh lebih menonjol, membuktikan bahwa Pameungpeuk telah berhasil melepas bayang-bayang masa lalunya yang kelam menuju masa depan yang bermartabat. Red.

GARUT SELATAN ,Objeknews Wilayah pesisir selatan Kabupaten Garut, Pameungpeuk, kini telah bertransformasi total. Daerah yang dulunya sempat...
Read More Read more about Pameungpeuk punya sejarahkelam dengan bahasa lokal Jeger atau jawara . GARUT SELATAN Objeknews Wilayah pesisir selatan Kabupaten Garut, Pameungpeuk, kini telah bertransformasi total. Daerah yang dulunya sempat melekat dengan citra “zona merah” kekerasan dan premanisme, kini berubah menjadi kawasan yang aman, damai, dan bermartabat. Pada masa lalu, Pameungpeuk dikenal sangat santer dengan kebudayaan jawara atau dalam istilah lokal disebut jeger. Nama-nama besar seperti Agus Gabret sempat menjadi legenda yang begitu ditakuti sekaligus disegani di wilayah ini. Di era tersebut, gesekan fisik dan aksi premanisme kerap mewarnai dinamika kehidupan sehari-hari masyarakat setempat. Namun, sejarah kelam itu kini telah menjadi masa lalu. Seiring berjalannya waktu dan kesadaran masyarakat yang terus meningkat, wajah Pameungpeuk berubah drastis. Tokoh masyarakat setempat mengungkapkan bahwa transformasi ini terjadi berkat kerja sama yang kuat antara aparat keamanan, tokoh agama, dan pemuda yang berkomitmen membangun daerah ke arah yang lebih positif. Energi para pemuda yang dulunya tersalurkan pada aksi jalanan, kini bergeser ke sektor-sektor produktif, seperti pariwisata, perikanan, dan UMKM. Saat ini, wisatawan yang berkunjung ke pantai-pantai indah di Pameungpeuk, seperti Pantai Sayang Heulang, tidak perlu lagi merasa was-was. Suasana ramah, tertib, dan religius jauh lebih menonjol, membuktikan bahwa Pameungpeuk telah berhasil melepas bayang-bayang masa lalunya yang kelam menuju masa depan yang bermartabat. Red.