Oplus_16908288
LEBAK Objeknews
Penyaluran bantuan sosial (bansos) beras di Desa Cijengkol, Kecamatan Cilograng, Kabupaten Lebak, Banten, menjadi perhatian masyarakat. Di tengah musim kemarau dan kondisi El Nino, bantuan beras dinilai sangat dibutuhkan warga, sementara perubahan data penerima membuat sebagian masyarakat yang sebelumnya menerima bantuan kini tidak lagi mendapatkannya.
Meski demikian, penyaluran bansos beras di Desa Cijengkol mendapat apresiasi dari sejumlah tokoh masyarakat karena bantuan dinilai telah disalurkan secara merata sesuai data dan ketentuan yang menjadi acuan pemerintah.
Tokoh masyarakat Abu Pangestu Siliwangi ,menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian Sosial (Kemensos) RI serta Dinas Sosial Kabupaten Lebak yang telah membantu masyarakat melalui program bantuan beras tersebut.
Namun, ia juga mengakui masih adanya warga yang mempertanyakan perubahan penerima bantuan akibat perubahan desil dalam data.
Kalau dalam penyaluran masih ada kekurangan, kami memohon maaf. Kami sudah mengetahui adanya kenaikan atau perubahan desil. Akibatnya, ada masyarakat yang biasanya mendapatkan bantuan, tetapi sekarang tidak mendapatkannya,” ujar Abu Pangestu.
Menurutnya, persoalan tersebut perlu dipahami sebagai bagian dari perubahan data penerima bantuan. Pemerintah Desa Cijengkol, kata dia, akan tetap berupaya menyampaikan dan mendorong aspirasi masyarakat agar warga yang benar-benar membutuhkan dapat memperoleh perhatian melalui program pemerintah.
Sementara itu, Sekretaris Desa Cijengkol, Yogi, menegaskan bahwa pemerintah desa menjalankan penyaluran berdasarkan data yang menjadi acuan dari Kemensos serta prosedur yang ditetapkan Dinas Sosial dan Kemensos.
Kalau ada masyarakat yang kecewa karena desilnya naik, kami memohon maaf. Pemerintah desa mengikuti data dari Kemensos dan prosedur yang sudah ditetapkan oleh Dinas Sosial dan Kemensos,” kata Yogi.
Mengalir ucapan terimakasih dari masyarakat KPM kepada pemerintahan desa dan dinsos Kemensos tentunya bantuan tersebut sampai ke tangan masyarakat sekali lagi terimakasih
DESIL NAIK, WARGA BERTANYA: SIAPA YANG MENENTUKAN?
Perubahan status desil menjadi perhatian karena berdampak langsung terhadap siapa yang masuk maupun keluar dari daftar penerima bantuan. Kondisi tersebut membuat masyarakat berharap adanya penjelasan yang terbuka mengenai mekanisme pemutakhiran data dan bagaimana warga dapat menyampaikan keberatan apabila merasa kondisinya masih layak mendapatkan bantuan.
Pemerintah Desa Cijengkol menyatakan akan terus berupaya mendorong aspirasi masyarakat melalui jalur yang sesuai dengan ketentuan.
Di sisi lain, bantuan beras yang telah disalurkan tetap diapresiasi karena hadir pada saat masyarakat menghadapi tekanan kebutuhan pangan di tengah musim kemarau.
Kini, perhatian masyarakat bukan hanya tertuju pada penyaluran bantuan, tetapi juga pada akurasi data penerima bansos. Apakah perubahan desil benar-benar telah menggambarkan kondisi ekonomi masyarakat di lapangan, atau masih terdapat warga yang perlu diverifikasi kembali?
Pertanyaan tersebut menjadi pekerjaan bersama agar bantuan sosial benar-benar tepat sasaran, sekaligus memberikan kepastian kepada masyarakat yang merasa terdampak perubahan data penerima.
Red
