Oplus_16908288
GARUT Objeknews
Di tengah ketatnya persaingan dunia usaha, seorang wanita asal Sukanagara, Kecamatan Cisompet, Kabupaten Garut, membuktikan bahwa ketangguhan dan kerja keras mampu mendobrak batasan. Adalah Bu Tini, sosok perempuan gigih yang sukses mengelola bisnis kayu hingga menembus pasar antarkota dan provinsi.
Usaha kayu yang dirintis Bu Tini ini bukan bisnis kemarin sore. Berkat konsistensi dan kemampuannya menjaga kualitas produk, bisnis ini sudah berjalan lama dan memiliki jaringan pelanggan yang luas. Saat ini, pengiriman kayu hasil usahanya rutin menyuplai kebutuhan pembangunan di wilayah Jawa Barat, seperti Bekasi, hingga merambah ke berbagai daerah di Jawa Tengah.
Saat ditemui oleh awak media Objeknews di tempat usahanya, Bu Tini membagikan cerita perjalanan serta tantangan yang dihadapinya saat ini. Ia bersyukur bisnisnya tetap berjalan lancar dan eksis hingga sekarang. Namun, tingginya permintaan pasar membawa tantangan baru bagi kapasitas produksinya.
“Usaha ini alhamdulillah masih berjalan lancar sampai sekarang. Tapi, saat ini saya memerlukan modal yang lebih besar. Tambahan modal ini sangat penting untuk meningkatkan kapasitas produksi agar kami bisa mencapai dan memenuhi target pesanan pelanggan yang terus meningkat,” ungkap Bu Tini kepada Objeknews.
Melihat potensi besar dari para pengusaha kayu lokal seperti Bu Tini, kehadiran lembaga keuangan yang suportif sangat dinantikan. Koperasi Merah Putih diharapkan dapat hadir dan menjalin kerja sama strategis dengan para pelaku usaha kayu di wilayah Cisompet.
Sinergi antara Koperasi Merah Putih dan pengusaha lokal dinilai bakal menjadi angin segar. Dukungan permodalan dari koperasi tidak hanya akan membantu Bu Tini memenuhi target pasarnya, tetapi juga mendorong roda perekonomian masyarakat Sukanagara secara keseluruhan melalui industri kayu yang berkelanjutan.
Red team
