Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengingatkan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di seluruh Indonesia untuk terus menjaga soliditas dan sinergi antarinstansi guna mendukung kelancaran pembangunan di daerah. Menurutnya, koordinasi yang baik antara pemerintah daerah, TNI, Polri, kejaksaan, dan unsur terkait menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas serta mempercepat pelaksanaan program pembangunan.
Tito menekankan bahwa berbagai tantangan pembangunan tidak dapat diselesaikan oleh satu institusi saja. Karena itu, diperlukan kerja sama yang kuat dan komunikasi yang intensif agar setiap persoalan yang muncul dapat ditangani secara cepat dan efektif.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat sebagai fondasi utama pembangunan. Kondisi daerah yang aman dan kondusif dinilai akan memberikan kepastian bagi investasi, pelayanan publik, serta pelaksanaan berbagai program pemerintah.
Selain menjaga soliditas, Forkopimda juga diminta aktif mengantisipasi potensi konflik sosial, bencana alam, maupun persoalan lain yang dapat menghambat pembangunan. Langkah pencegahan dan deteksi dini dinilai penting agar setiap potensi gangguan dapat ditangani sebelum berkembang menjadi masalah yang lebih besar.
Dalam kesempatan tersebut, Tito mengapresiasi berbagai daerah yang berhasil membangun koordinasi kuat antarunsur Forkopimda sehingga mampu menjaga stabilitas dan mendorong kemajuan pembangunan. Ia berharap pola kerja sama tersebut dapat terus dipertahankan dan menjadi contoh bagi daerah lainnya.
Pemerintah berharap sinergi yang kuat di tingkat daerah dapat mempercepat pencapaian target pembangunan nasional, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas 2045.
